Ibu Hamil Diduga Ditolak RS Gandus Palembang Ingin Dirawat Diminta Bayar Dulu, Keluarga: “BPJS Ada, Tapi Kami Disuruh Pulang “
Faktamuaraenim.com – Keluhan warga terkait pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Gandus Palembang mencuat ke publik setelah percakapan keluarga pasien beredar dan menuai perhatian. Dalam pesan itu, keluarga mengaku seorang ibu hamil dengan kondisi darurat tidak mendapat layanan karena diduga diminta membayar terlebih dahulu.
Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang warga berinisial K, keluarga dari pasien berinisial H, seorang ibu hamil yang kondisinya menurun tajam. K menceritakan bahwa H dibawa ke IGD RS Gandus Palembang karena mengalami muntah berlebih hingga tak ada lagi yang dapat dikeluarkan dari perutnya serta tidak mampu makan kondisi yang dapat membahayakan ibu dan janin.
Namun, setibanya di IGD, keluarga terkejut ketika diberi penjelasan bahwa pasien tidak dapat ditangani menggunakan BPJS Kesehatan. Mereka diminta membayar sebagai pasien umum apabila ingin mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“H masuk IGD, tapi sudah dicek katanya BPJS dak pacak. Umum bayar pacak. Intinya bayar dulu baru pacak dirawat,” kata K. Rabu (26/11/2025) dinihari.
“Padahal H kondisi hamil, muntah sudah melewati batas, idak makan. BPJS ado, kami disuruh balek,” tambahnya.
Pihak keluarga mengaku terpaksa pulang tanpa menerima perawatan, meskipun kondisi pasien sedang berada dalam situasi yang tergolong gawat.
Peristiwa ini memicu keprihatinan masyarakat, terlebih karena pasien dalam kondisi darurat seharusnya ditangani tanpa memandang status kepesertaan maupun kemampuan membayar. Aturan pelayanan kesehatan menegaskan bahwa IGD wajib memberikan pertolongan pertama kepada pasien dalam keadaan gawat darurat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Gandus Palembang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Publik berharap ada klarifikasi dari pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, terutama terhadap pasien rentan seperti ibu hamil.**









