PT SBS Gelar Seminar Pencegahan HIV/AIDS Dalam Rangka Hari AIDS Sedunia dan Hari Guru Nasional
Faktamuaraenim.com – Sebagai upaya guna meminimalisir penularan HIV/AIDS, PT Satria Bahana Sarana (SBS) menggelar seminar pencegahan HIV/AIDS dalam rangka Hari AIV/AIDS Sedunia dan Hari Guru Nasional diselenggarakan di Gedung Pertemuan Museum Batubara Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, Kamis (27/11/25).

Hadir dalam acara tersebut, Manager Manajemen Mutu & K3L Korporat PT SBS Tinon Sanyuto, Musrifah Asni, S.K.M dari Dinas Kesehatan dan Dian Apriani, S.Pd dari Dinas Pendidikan dsn Kebudayaan sebagai narasumber, sebanyak 40 peserta dari perwakilan tenaga pendidik tingkat SD, SMP dan SMA/SMK dalam Kecamatan Lawang Kidul.
Dalam sambutan manager PT SBS Tinon Sanyuto mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta seminar pencegahan HIV/AIDS yang sangat antusias dalam mengikuti seminar ini, dan juga kepada kedua narasumber dari Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupeten Muara Enim.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program manajemen perusahaan sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan dalam pencegahan serta penurunan angka penderita penyakit HIV/AIDS khususnya di Kabupaten Muara Enim,” jelas Tinon Sanyuto Manager Manajemen Mutu & K3L Korporat PT SBS.
Lebih lanjut Tinon Sanyuto mengatakan dengan adanya kegiatan seminar ini, diharapkan peserta mendapatkan pengetahuan guna memberikan edukasi bagi peserta didiknya di sekolah masing-masing, karena sekolah salah satu pilar bangsa dan akan menelurkan generasi yang cerdas, berprestasi dan berkualitas.
Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Muara Enim, Hari Kesehatan, Hari guru nasional dan menyongsong Hari HIV/AIDS Sedunia.
Disampaikan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim Musrifa Asni, S.K.M bahwa penularan virus dapat melalui aliran darah secara langsung, seperti melalui hubungan seksual tanpa pengaman juga dengan jarum suntik yang tidak steril.
Kemudian lanjut Musrifa “penularan dapat HIV/AIDS dapat dicegah dengan cara menghindari perbuatan yang kurang baik, kemudian lakukan kegiatan yang positif dengan pengendalian diri,” jelasnya.
Apa yang menjadi program PT SBS dengan melaksanakan seminar pencegahan HIV/AIDS sangat luar biasa, apalagi pesertanya terdiri dari pendidik, ini adalah cara pencegahan dini karena usia sekolah sangat rentan terhadap aktivitas yang negatif, mereka belum dapat mengontrol emosi secara normal.
Sebagai informarmasi, Kabupaten Muara Enim sudah terdeteksi sebanyak 106 orang yang dinyataman positif, diantaranya di Kecamatan Muara Enim, Lawang Kidul, Tanjung Agung dan Kecamatan lainnya.
“Ini menunjukan bahwa di Kabupaten Muara Enim merupakan ladang bagi penjajah seksual, sebagai upaya pencegahan dari Dinas Kesehatan sering melakukan pemeriksaan di cafe-cafe guna memberikan penyuluhan sebagai edukasi agar tetap melakukan pemeriksaan secara rutin,” tutur Musrifa.
Juga disampaikan narasumber kedua dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Dian Apriani, S.Pd pendidikan merupakan salah satu pilar negara untuk mencerdaskan bangsa yang memberikan kontribusi yang sangat besar.
Dengan mengambil tema “Peran Guru Berbasis Kompetensi Pedagogi, Pedagogik dan, Pedagogis Dalam Peringatan Hari AIDS Sedunia, dalam Seminar Pencegahan HIV/AIDS dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Muara Enim dan Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2025.









